[postlink]http://tv.al-khilafah.org/2012/05/bahaya-depolitisasi-masjid.html[/postlink]http://www.youtube.com/watch?v=CstxXeCDXWg
[starttext]
Wakil Presiden Boediono melontarkan pernyataan tentang pengaturan
pengeras suara adzan. Namun, tidak hanya itu Boediono juga melontarkan
pernyataan agar masjid dijaga jangan sampai jatuh ke tangan mereka yang
menyebarkan gagasan yang tidak Islami seperti radikalisme, fanatisme
sektarian, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain, yang
menimbulkan tidak kekerasan dan terorisme, ujarnya dihadapan Muktamar
ke-6 Dewan Masjid Indonesi, (28/4) di Jakarta.
Pernyataan Walpres tersebut menuai banyak kritikan dari berbagai
kalangan termaksud dari Partai Politik Islam Hizbut Tahrir Indonesia
(HTI). Respon pernyataan tersebut DPP HTI menyelenggrakan Dirosah
Syar’iyah ke XVIII bertajuk “Bahaya Depolitisasi Masjid”, Sabtu (12/5)
di kantor DPP HTI Crown Palace Jakarta. Hadir sebagai pembicara KH.
Hafidz Abdurrahman Ketua Lajnah Tsaqofiyyah dan KH. Shafar Mawardi
Pimpinan Ma’had Darul Mawahhidin.
Berita Selengkapnya
Download Video Disini
[endtext]